Postingan

Kongres GMKI XXXIX : Konseptualisasi Iman di GMKI.

Gambar
Kongres GMKI XXXIX : Konseptualisasi Iman di GMKI   Konseptualisasi iman dalam pergerakan mahasiswa adalah gagasan yang menghubungkan nilai-nilai keimanan dengan aktivisme mahasiswa. Secara teoritis, perkembangan iman dalam konteks mahasiswa dapat dikaitkan dengan teori perkembangan iman yang dikemukakan oleh Flower . Teori ini menjelaskan bahwa iman bukan hanya sekadar keyakinan, tetapi juga proses dinamis yang berkembang seiring dengan pengalaman dan pemahaman individu. Dalam pergerakan mahasiswa, iman dapat menjadi kekuatan moral yang mendorong mereka untuk bertindak sesuai dengan nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan. Dalam konteks Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), konseptualisasi iman berperan sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter kader dan arah perjuangan organisasi. GMKI menekankan bahwa iman Kristen bukan hanya aspek spritual, tetapi juga menjadi kekuatan moral yang mendorong mahasiswa untuk berkontribusi lebih dalam perubahan sosial, politik dan intelektu...

75th GMKI : Refleksi Lagi?

Gambar
75th GMKI : Refleksi Lagi?     Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) merupakan organisasi pengkaderan bagi mahasiswa-mahasiswa Kristen di tiap-tiap perguruan tinggi yang ada di Indonesia, berdiri sejak 09 Februari 1950 hingga saat ini di tahun 2025 telah berusia 75 tahun. Dilandasi dengan Alkitab dan semangat perjuangan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia 17 Agustus 1945. Berdiri atas bersatunya Christelijke Studenten Vereeniging (CSV) dan Persekutuan Mahasiswa Kristen Indonesia (PMKI) tepatnya di Kaliurang. Johanes Leimena atau yang dikenal dengan sapaan Bung Jo sebagai founding father dari lahirnya GMKI ini. Mengingat 75 tahun saat ini GMKI telah menyebarluas diberbagai daerah yang ada di Indonesia, bertujuan untuk menci BBptakan atau melahirkan kader-kader yang berpegang teguh pada Alkitab dan menjadikannya seorang pemimpin yang berspritualitas, berintegritas dan profesionalitas yang tak ada ujungnya. Sebab, hal tersebutlah menjadi landasan cikal bakal lahi...

Memaknai Kebhinekaan NKRI melalui Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka di Kota Makassar

Gambar
  Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka merupakan sebuah program mobilitas mahasiswa selama satu semester untuk mendapatkan pengalaman belajar di perguruan tinggi di Indonesia sekaligus memperkuat persatuan dalam keberagaman. Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Bapak Nadiem Makarim Pertukaran mahasiswa dilakukan melalui perpindahan klaster antar pulau. Salah satu mahasiswa Fakultas Hukum asal Universitas Bandar Lampung, Josua Safrizal Sibuea lolos pada Program PMM 3 Tahun 2023 di Universitas Fajar Makassar. Kota Makassar merupakan Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan, sering dikenal dengan julukkan Kota Daeng sedangkan Provinsi Sulawesi Selatan sendiri dijulukan dengan sebutan Pintu Gerbang Indonesia Timur. Tepat sebulan berada di Kota Makassar tentu sedikit banyaknya keunikan, keberagaman di Kota Makassar sudah dirasakan, mulai dari perbedaan bahasa saat berkomunikasi, makanan, tempat-tempat bersejarah, budaya dan ragam suku hingga keistimewa...

“Ut Omnes Unum Sint atau Ut Omnes Duo Sint?”

Gambar
“Ut Omnes Unum Sint atau Ut Omnes Duo Sint?” Oleh : Josua Safrizal Sibuea           Kata “Unum” diubah menjadi “Duo” dalam Bahasa Latin, yang artinya adalah “Dua”       Ut omnes unum sint adalah Motto dan/atau Amsal Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) kalimat tersebut yang diambil dari Bahasa Latin, yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia memiliki arti adalah “Biar semua menjadi satu adanya”, satu yang dalam artian secara umum adalah tidak terpecah belah atau menjadi dua bagian. Sama halnya dengan pengertian daripada “Organisasi”. Kalimat Ut omnes unum sint tentunya sering diucapkan oleh kader-kader GMKI itu sendiri yang mengartikan bahwa walaupun kita berbeda-beda, beda ras/suku/adat/tempat tinggal dll. Namun, kita tetap satu, satu dalam Gerakan yang dipimpin oleh Sang Kepala Gerakan yaitu Tuhan Yesus Kristus. Jika dicocoklogikan dengan semboyan NKRI (Negara Kesatuan Repub...